Waketum METI Hokop Situngkir Dukung Program Pemerintah RI Penambahan PLTS 100 GW, Bio Energi dengan Karbon Financing
Hokop Situngkir
Jakarta, Madina Line.Com – Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menegaskan, komitmennya untuk terus mendukung regulasi, edukasi, dan percepatan program energi terbarukan di Indonesia dan hadir pada program Pemerintah Republik Indonesia (RI).
Demikian hal tersebut disampaikan oleh Hokkop Situngkir, Wakil Ketua Umum (Waketum) METI yang juga menjabat sebagai Ketua Steering Committee Indo EBTKE serta Direktur PLN EPI Biomass Bio energy.Hokkop Situngkir kelada wartawan Madina Line Com ketika ditemui di hari ketiga penutupan acara The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), Jum’at (04/09/2026).
Ia mengatakan, METI sudah deklarasi kalau mitra Pemerintah RI. “Jadi kapan pun kalau kita mendukung dan menginfuence regulasi tercipta. Kita menginfluence para pelaku-pelaku para developer biar bisa terlibat juga secara aktif investor,” tegasnya.
“Kita juga missmatch (dococokan),” terangnya
Dalam keterangannya, Hokop menjelaskan bahwa keterlibatan METI dalam berbagai proyek strategis nasional—seperti target penambahan kapasitas energi hingga 100 GW, geothermal, dan bioenergy—bertujuan untuk memperbesar gerakan transisi energi secara nasional. “Intinya kita dukung program pemerintah karena itu potensi yang ada di depan mata kita. Kita bisa eksekusi dengan baik dan bekerja sama. Tanpa kolaborasi, kita nggak akan mungkin bisa menjalankan amanah yang diberikan,” ujar Hokkop.
Sektor bio energi menjadi salah satu topik utama yang dibahas secara mendalam. Pembahasan mencakup pemanfaatan minyak kelapa sawit untuk kemandirian energi nasional guna mengurangi ketergantungan impor bahan bakar. Selain itu, rangkaian acara juga menghadirkan sesi khusus yang membahas berbagai teknologi EBT, di antaranya:Biofuel & Bioethanol,Biomethan Biomass & Singas. (Murgap)
