Ketua DPC AAI Kabupaten/Kota Tandano, Sulut, Janes Andre Pangalingan SH MH Hadir Dalam Acara Munaslub AAI

Ketua DPC AAI Kabupaten/Kota Tandano, Sulut, Janes Andre Pangalingan SH MH (kedua dari kiri) foto bersama di Menara Peninsula Hotel Jakarta, Jum’at (03/07/2026). (Foto : Murgap Harahap)

Jakarta, Madina Line.Com – Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) menggelar acara Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Peninsula, Jakarta, selama 2 (dua) hari sejak Jum’at hingga Sabtu (03/07/2026-04/07/2026).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC( AAI Kabupaten/Kota Tandano, Sulawesi Utara (Sulut), Janes Andre Pangalingan SH MH mengatakan,  kehadiran dari teman-teman AAI yang lain se-Indonesia menjadi spirit bersama-sama karena cita-cita organisasi AAI berekonsiliasi menjadi semangat untuk kita lebih mencintai demi profesi dan lebih berpartisipasi di dunia hukum terlebih dalam hal etika dan peran terhadap partisipasi tentunya lebih mengedepankan Hak Azazi Manusia (HAM). “Secara organisatoris, kita pun juga memberikan apresiasi dan penghargaan terima kasih kepada ketua-ketua yang menjadi satu momentum pertemuan hari ini baik abang kita Dr Ramto Simanjuntak SH MH dan juga Arman Anis yang sudah memberikan ruang lewat organisasi per momentum hari ini,” ujar Janes Andre Pangalingan SH MH kepada wartawan Madina Line.Com ketika ditemui di sela-sela acara ini.

Menurutnya, ini penghargaan besar baginya dari daerah, bahwa partisipasi peran terlebih dari ketulusan hati kedua Ketum tersebut memberikan semangat untuk kita di daerah. “Tapi tentunya partisipasi ini memberi terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia (RI) lewat Aparat Penegak Hukum (APH) dengan izin penyelenggaraan Munaslub ini diselenggarakan lewat kepolisian dan juga hal-hal yang menjadi partisipasi peran tentu insan pers yang akan memberikan kolaborasi dari segi pemberitaan,” ungkapnya.

“Kolaborasi ini akan sangat disukai oleh semua komponen masyarakat terlebih kita bagian daripada praktisi hukum dan APH demi tercapainya cita-cita hukum ke depan dan menjadi pendapat pola dasar bagi mereka semua pencari keadilan untuk mendapat kita membawa mereka kepada ruang-ruang dalam semua bidang,” katanya.

Ia menyebutkan, baik dalam aspek bisnis dan juga korporasi, seperti Seminar Hukum AAI yang dilangsungkan tadi yang mengundang beberapa pakar hukum memberikan kontribusi pemikiran bagi kami bagaimana melibatkan pola strategi menjadi sisi yang dipayunghukumi oleh beberapa regulasi Undang-Undang (UU) dan juga tekad Pemerintah RI untuk tidak melihat dari satu sisi terhadap kemampuan daripada konglomerat atau pelaku usaha tapi juga harus sinkron dengan apa yang disebut dengan regulasi Pemerintah RI. “Tentunya nafas ke depan yang dimaksud bahwa bagaimana peran penegakan hukum yang kita cita-citakan bersama untuk tercapai kepastian hukum,” tandasnya. (Murgap)

Tags: