Ketua IPSI Provinsi Papua Barat Daya Adolof Kambuaya SH MSi Perjuangkan Pencak Silat Masuk Dalam Kurikulum Pendidikan

Adolof Kambuaya SH MSi

Jakarta, Madina Line.Com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (Ketum PB IPSI) periode 2026 hingga 2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB IPSI ke-XVI yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (11/04/2026).

Sugiono terpilih secara aklamasi. Tampak hadir dalam acara ini, Ketua IPSI Provinsi Papua Barat Daya periode 2023 hingga 2027, Adolof Kambuaya SH MSi.

Ia mengatakan, acara Munas PB IPSI ke-XVI sudah selesai dan sudah memilih Sugiono sebagai Ketum PB IPSI periode 2026 hingga 2030 yang juga menjabat sebagai Menlu RI. “Sebagai Ketum PB IPSI periode 2026 hingga 2030 terpilih Sugiono. Selanjutnya, kita juga sudah memilih formatur-formatur dan berikutnya formatur akan mengisi struktur siapa-siapa yang akan masuk ke dalam struktur itu lah IPSI khusus kami di Papua itu dipahami atau diikuti oleh sekelompok orang saja,” ujar Adolof Kambuaya SH MSi kepada wartawan Madina Line.Com ketika ditemui usai acara ini

Artinya, sambungnya, orang asli Papua belum banyak yang berkecimpung di Pencak Silat. Dikatakannya, di Papua itu lebih banyak mereka melihat itu olahraganya pendatang, ekstrem.

“Oleh karena itu, pengikut-pengikutnya dari luar. Tapi orang asli Papua sendiri belum. Tapi tadi sudah dalam Munas PB IPSI ke-XVI ini kita sudah sepakati beberapa rekomendasi, salah satunya Pencak Silat akan diperjuangkan dalam kurikulum pendidikan,” terangnya.

Ia akan menyosialisasikan ke sekolah-sekolah supaya mereka bisa mengikuti Pencak Silat. “Pencak Silat ini sangat penting menurut arahan dan sambutan Presiden RI Prabowo Subianto tadi, bahwa suatu bangsa yang kuat itu lah rakyatnya kuat secara fisik, mental untuk bisa menghadapi tantangan segala macam,” tandasnya. (Murgap)