Sekretaris Dewan Kehormatan AAI Fahmi Assegaf SH Sambut Gembira Rekonsiliasi AAI

Sekretaris Dewan Kehormatan AAI Fahmi Assegaf SH (pertama dari kanan) foto bersama Haikal SH di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, Jum’at (03/07/2026). (Foto : Murgap Harahap)

Jakarta, Madina Line.Com – Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dr. Ranto Simanjuntak, S.H., M.H., dan Ketum DPP AAI Arman Hanis, S.H. resmi menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) bersama yang berlangsung selama 2 (dua) hari, Jum’at hingga Sabtu (3–4 Juli 2026), di Menara Peninsula Hotel, Jakarta.

Agenda besar ini menjadi tonggak sejarah penting bagi AAI, sebagai upaya konkret menyatukan dua kepengurusan pusat yang sebelumnya berjalan secara terpisah. Terpilih secara aklamasi dalam Munaslub AAI ini sebagai Ketum DPP AAI yang baru yakni Prof Dr Jamin Ginting SH MH.

Sekretaris Dewan Kehormatan AAI yang diketuai oleh Ketum DPP Arman Hanis SH dan Dewan Kehormatan AAI Teungku Nasrullah SH, Fahmi Assegaf SH mengatakan, dengan adanya Munaslub AAI pada hari ini rekonsiliasi ini, menyambut gembira. “Artinya, AAI bersatu untuk tujuan membesarkan AAI. Memikirkan organisasi profesi advokat yang kita cita-citakan dan kita cintai karena AAI ini berdiri bukan hanya berdasarkan perkumpulan tapi AAI punya historis tersendiri,” ujar Fahmi Assegaf SH kepada wartawan Madina Line.Com ketika ditemui di sela-sela acara ini.

“Ada pengorbanan dan ada jeritan rekan-rekan advokat AAI yang berkorban di situ, sehingga terbentuklah AAI ini sejak 27 Juli 1990 di Hotel Horison Ancol, Jakarta Utara (Jakut). Itu berdirinya AAI,” terang Fahmi Assegaf SH dari kantor law firm Assegaf and Partner yang beralamat di Gedung DIPO Business Center, Slipi, Jakarta Barat (Jakbar) ini.

“Dengan adanya sekarang Dr Ranto Simanjuntak SH MH dan Arman Hanis SH kita bersatu. Tujuannya satu yang sesuai tema kita kemesraan, kita besarkan AAI ini untuk menuju AAI yang lebih profesional,” ucapnya.

Ia menerangkan, kandidat Bakal Calon Ketum (Bacalon ketum) DPP AAI Prof Dr Jamin Ginting SH MH. “Mudah-mudahan ada Bacalon Ketum DPP AAI yang lain. Semakin banyak Caketum, maka semakin demokrasi,” jelasnya.

“Kalau rekonsiliasi ini sudah terjadi, insya Allah kita beri nama AAI ini kemungkinan ada penambahan nama. Tapi apa arti sebuah nama,” ungkapnya.

Ia menerangkan, terpenting siapa pun terpilih sebagai Ketum DPP AAI bisa membesarkan nama AAI ke depan. “Kita merekrut generasi muda untuk menjadi anggota AAI. Itu tujuan kita. Dengan diiringi dengan kemesraan. Itu yang kita cita-citakan,” tandasnya. (Murgap)

Tags: