Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Bali, I Nyoman Widana Tegaskan Partai Gema Bangsa Hadir Membawa Semangat Desentralisasi Politik Dari Daerah Sampai ke Pusat

I Nyoman Widana
Jakarta, Madina Line.Com – Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik nasional baru dalam perhelatan akbar yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (17/01/2026).
Deklarasi ini bertepatan dengan 1 (satu) tahun perjalanan Partai Gema Bangsa dalam membangun pondasi kelembagaan partai di seluruh Indonesia. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Ketum DPP) Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, dalam pidato deklarasinya mengatakan, bahwa kehadiran Partai Gema Bangsa merupakan jawaban atas kegelisahan sekaligus harapan rakyat terhadap masa depan Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan bermartabat.
“Hari ini bukan sekadar deklarasi sebuah partai politik. Hari ini adalah pernyataan tekad, suara hati, dan gema perubahan,” ujar Ahmad Rofiq di hadapan ribuan kader dan tamu undangan.
Ahmad Rofiq mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun, Partai Gema Bangsa telah berhasil membentuk struktur organisasi secara nasional dengan terbentuknya 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Acara deklarasi tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP, perwakilan 38 DPW dan 514 DPD, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, menteri dan wakil menteri, tokoh publik, pimpinan partai politik (parpol), akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan petani, nelayan, buruh, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Tampak hadir dalam acara Deklarasi Partai Gema Bangsa ini Ketua DPW Partai Gema Bangsa Bali, Dr I Wayan Sukla Amata SH MH, bersama Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Bali, I Nyoman Widana. Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Bali, I Nyoman Widana mengatakan, kehadiran jajaran DPW Bali dalam acara ini menegaskan, kesiapan struktur Partai Gema Bangsa di Pulau Dewata itu untuk berkompetisi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Bali, I Nyoman Widana, menyoroti pentingnya perubahan pola kepemimpinan partai politik di Indonesia yang selama ini cenderung sentralistik. “Selama ini politik di Indonesia sangat sentralistik, DPP Partai Gema Bangsa memegang kekuasaan penuh. Partai Gema Bangsa hadir membawa semangat desentralisasi politik dari daerah sampai ke pusat,” tegas I Nyoman Widana kepada wartawan Madina Line.Com ketika ditemui usai acara Deklarasi Partai Gema Bangsa ini.
Ia menjelaskan, bahwa Partai Gema Bangsa merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, dengan kekuatan utama berada di daerah. “Khusus di Bali, struktur kepengurusan Partai Gema Bangsa telah terbentuk secara menyeluruh,” terangnya.
“Di Bali, mulai dari Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), DPD, DPW hingga pusat sudah terbentuk di 9 (sembilan) Kabupaten/Kota. 100% DPW Partai Gema Bangsa Bali siap mengikuti Pemilu tahun 2029,” tegasnya.
I Nyoman Widana menyampaikan target politik Partai Gema Bangsa di Provinsi Bali. Pihaknya menargetkan 2 (dua) kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di setiap Kabupaten/Kota pada Pemilu 2029. “Target kami jelas, dua kursi di setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Ini adalah target realistis yang kami siapkan dengan kerja organisasi yang solid dan dukungan rakyat,” pungkasnya.
Dengan deklarasi nasional ini, sambungnya, Partai Gema Bangsa menegaskan, langkah awalnya sebagai parpol baru yang mengusung semangat perubahan, kedaulatan rakyat, serta penguatan peran daerah dalam sistem demokrasi Indonesia. (Murgap)
