Pembina Permahi & Mata Munibar Syahril Hia Tegaskan Permahi & Mata Munibar Kolaborasi 2 Organisasi Beda Keyakinan Tapi Bisa Bersama-sama Himpun Masyarakat Nias Dari DKI Jakarta

Syahril Hia

Jakarta, Madina Line.Com – Halal Bihalal Keluarga Besar Persatuan Masyarakat Hinako  (Permahi) & Majelis Taklim Muslim Nias Barat (Mata Munibar) 1447 H/3026 Pelantikan Pengurus Terpilih Mata Munibar Periode 3026 – 2031 “Bersatu Dalam Keberagaman, Bahagia Dalam Silaturahmi, Rangkul Perbedaan Kuatkan Persaudaraan” Mohon Maaf Lahir dan Bathin digelar di gedung Dewan Harian Nasional (DHN) 45, Gedung Joeang 45, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (04/05/2026).

Tampak hadir dalam acara ini Ketua Umum (Ketum) Permahi & Mata Munibar, pengurus serta anggota dan para sesepuh Permahi & Mata Munibar para tamu undangan serta Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Gugun untuk memberikan kata sambutan. Pembina Permahi & Mata Muniba Syahril Hia mengatakan, merupakan 1 (satu) terobosan ada kolaborasi antara 2 (dua) organisasi walaupun itu beda keyakinan tapi karena kita bersama-sama yang satu dari Kepulauan Hinako, mereka bisa bersatu dan bisa menghimpun saudara-saudara seluruh Nias dari Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

“Jadi sangat penting adanya acara ini karena jarang sekali kita ketemu karena terlalu sibuk. Ini saatnya kita bersilaturahmi dan saling tegur sapa melepas rindu dan acara ini cukup bagus,” ujar Syahril Hia kepada wartawan Madina Line.Com ketika ditemui usai acara ini

Dikatakannya, acara Halal Bihalal hari ini sudah kesekian kali digelar. “Tapi untuk acara Halal Bihalal kolaborasi ini baru digelar hari ini,” ungkapnya.

Ia mengharapkan acara seperti ini bisa berlanjut di tahun-tahun depan, sehingga persaudaraan sesama dari Kepulauan Hinako bisa lebih akrab lagi lah. “Permahi ini didirikan beberapa tahun yang lalu oleh senior kita. Kemudian, dari tahun ke tahun, sebenarnya Munibar ini dari Permahi juga sampai sekarang masih. Cuma kita sebagai punya keyakinan lain, jadi kita bikin lagi organisasi Majelis Taklim Muslim Nias Barat atau Mata Munibar, sehingga untuk kita dan pengajian-pengajian,” katanya.

Stafsus Menag RI Gugun mengatakan, pokoknya masyarakat Nias rukun selalu dan sehat selalu, menjaga kerukunan karena Nias itu adalah miniatur bangsa Indonesia. “Kalau kitanya rukun, kalau kitanya adil, kalau kitanya bersama-sama gotong royong, insya Allah Indonesia Emas 2045 akan rukun selalu. Jaga terus kerukunan,” ujar Gugun kepada wartawan Madina Line Com ketika ditemui usai acara ini. (Murgap)

Tags: